• Home
  • Lock.
  • RPP
  • RKAS
  • TGS Siswa
  • Daftar Isi
  • Alumnus
  • Kontak
  • Comments
Showing posts with label E-LEARNING. Show all posts
Showing posts with label E-LEARNING. Show all posts

VOLUME KUBUS DAN BALOK

Cara Menghitung Volume Kubus dan Balok

Mungkin Anda pernah mandi di kolam renang. Kolam renang biasanya berbentu bangun ruang balok, seperti gambar di bawah ini.



Bagaimana cara mengukur volume kolam renang tersebut? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut Anda harus paham dengan konsep volume bangun ruang balok. Sekarang perhatikan gambar di bawah ini.

 

Perhatikan bangun ruang balok ABCD.EFGH di atas. Volume balok di atas dapat ditentukan dengan mengalikan luas alas balok dengan tinggi balok. Kita ketahui luas alas balok berbentuk persegi panjang, maka luas alas balok yakni:

L.alas = panjang x lebar
L.alas = p x l
Maka volume balok dapat dihitung yakni:
Volume = L.alas x tinggi
Volume = p x l x t
Jadi, untuk menghitung volume balok dapat menggunakan rumus yakni:
Volume = p x l x t
dengan:
p = panjang balok
l = lebar balok
t = tinggi balok

Jadi syarat agar bisa menghitung volume balok harus diketahui panjang, lebar, dan tinggi balok tersebut atau bisa juga diketahui luas alas dan tingginya. Dari konsep volume balok, nanti Anda akan menemukan konsep volume prisma. Sekarang bagaimana cara menghitung volume kubus?
Kita ketahui bahwa kubus merupakan sebuah bangun ruang balok khusus, di mana semua sisinya sama panjang. Jadi dalam kubus tidak mengenal istilah panjang, lebar dan tinggi tetapi kita mengenal istilah rusuk untuk menyebut sisi kubus (s), seperti gambar di bawah ini.


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa volume balok dapat  dirumuskan:
Volume = p x l x t
Karena p = l = t = s (sifat kubus) maka rumus volume kubus (V) dengan panjang rusuk s adalah sebagai berikut.
V = rusuk x rusuk x rusuk
V = s.s.s
V = s3

Dari konsep volume kubus, nanti Anda akan menemukan konsep volume limas Untuk memantapkan pemahaman anda mengenai volume balok dan kubus, silahkan perhatikan contoh soal berikut ini.

Contoh Soal

Perhatikan gambar di bawah ini.



Gambar di atas terdiri dari balok dan diatasnya berisi bangun kubus. Jika gambar balok memiliki panjang, lebar dan tinggi masing-masing 20 cm, 6 cm, dan 8 cm. Hitunglah volume bangun diatas!


Penyelesaian:
Pertama, hitung volume balok terlebih dahulu yakni:
V1 = p x l x t
V1 = 20 cm x 6 cm x 8 cm
V1 = 960 cm3

Kedua, hitung volume kubus dengan panjang rusuk = lebar balok, maka:

V2 = s3
V2 = (6 cm)3
V2 = 216 cm3 

Volume bangun di atas yakni:
V = V1 + V2
V = 960 cm3 + 216 cm3
V = 1176 cm3


Baca selengkapnya >>

KUBUS DAN BALOK

Menghitung Kerangka Balok


Pernahkah kalian  melihat kerangka model rumah yang terbuat dari baja ringan ? Dapatkah kalian menghitung berapa batang baja ringan yang dibutuhkan ?


Penerapan Model Kerangka, Sumber : Indonesian,alibaba,com
Untuk mengetahui berapa panjang besi yang diperlukan untuk membangun atau membuat kerangka rumah, Kalian harus mampu menentukan model kerangka balok.
Sekarang perhatikan gambar kerangka balok ABCD.EFGH di bawah ini.



Pada gambar kerangka balok di atas mempunyai panjang p, lebar l dan tinggi t. Perhatikan gambar kerangka balok di atas, panjan AB = CD = EF = GH = p, panjang AD = BC = EH = FG = l, dan panjang AE = BF = DH = CG = t. Untuk membuat kerangka balok tersebut dengan kawat, berapakah panjang kawat yang diperlukan? Karena jumlah p, l dan t masing-masing ada empat buah, maka untuk membuat model kerangka balok (r) seperti gambar di atas diperlukan:

r = 4.AB + 4.BC + 4.BF
r = 4.p + 4.l + 4.t
r = 4(p+l+t)

Untuk memantapkan pemahaman tentang model kerangka balok perhatikan contoh soal berikut ini.

Contoh Soal 1
Sebuah kawat dengan panjang 2 m akan dibuat tiga model kerangka balok dengan ukuran masing-masing (6 x 3 x 4) cm, (10 x 5 x 2) cm, dan (8 x 4 x 3) cm. Hitunglah sisa kawat yang tidak terpakai.


Penyelesaian:

Hitung jumlah panjang rusuk (r) masing-masing kerangka balok. Kerangka balok pertama berukuran (6 x 3 x 4) cm artinya kerangka balok tersebut memiliki panjang (p) 6 cm, lebar (l) 3 cm, dan tinggi (t) 4 cm, maka jumlah panjang rusuk (r1) yakni:

r = 4(p+l+t)
r1 = 4(6 cm + 3 cm + 4 cm)
r1 = 4.13 cm
r1 = 52 cm

Kerangka balok kedua berukuran (10 x 5 x 2) cm artinya kerangka balok tersebut memiliki panjang (p) 10 cm, lebar (l) 5 cm, dan tinggi (t) 2 cm, maka jumlah panjang rusuk (r2) yakni:

r = 4(p+l+t)
r2 = 4(10 cm + 5 cm + 2 cm)
r2 = 4.17 cm
r2 = 68 cm


Kerangka balok ketiga berukuran (8 x 4 x 3) cm artinya kerangka balok tersebut memiliki panjang (p) 8 cm, lebar (l) 4 cm, dan tinggi (t) 3 cm, maka jumlah panjang rusuk (r3) yakni:

r = 4(p+l+t)
r3 = 4(8 cm + 4 cm + 3 cm)
r3 = 4.15 cm
r3 = 60 cm

Panjang rusuk totalnya yakni:

r.total = r1 + r2 + r3
r.total = 52 cm + 68 cm + 60 cm
r.total = 180 cm


Sisa kawat = panjang kawat -  r.total
Sisa kawat = 200 cm -  180 cm
Sisa kawat = 20 cm

Jadi sisa kawat yang tidak terpakai adalah 20 cm.

Contoh Soal 2

Dias akan membuat tugas sekolah berupa model kerangka balok dari kawat dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 25 cm, 20 cm dan 5 cm. Jika harga kawat Rp. 5.000,00 per meter. Hitunglah biaya yang diperlukan dias untuk membuat model kerangka balok?


Penyelesaian:

Untuk menyelesaikan soal tersebut Anda harus mencari panjang rusuk total dar kerangka balok tersebut, yakni:

r = 4(p+l+t)
r = 4(25 cm + 20 cm + 5 cm)
r = 4.50 cm
r = 200 cm
r = 2 m

Biaya = 2 m . Rp. 5.000,00/m
Biaya = Rp. 10.000,00

Jadi, biaya yang diperlukan Dias untuk membuat model kerangka balok adalah Rp. 10.000,00

Untuk melihat tugas Klik disini
Baca selengkapnya >>

E-learning

ELEARNING MOODLE

E-learning merupakan singkatan dari elektronik learning sebuah solusi pembelajaran era digital dimana siswa dapat belajar secara mandiri tanpa harus tatap muka dengan guru dan tidak terbatas oleh waktu. E-learning diakui sangat efektif dan efisien, dan sangat cocok digunakan untuk pembelajaran era global dimana salah satu cirinya adalah dinamisasi masyarakat yang cenderung terus meningkat.
E-learning sangat membantu guru dalam hal pencapaian target pembelajaran, karena siswa dengan fasilitas era modernnya dapat dengan mudah mempelajari suatu materi pembelajaran cukup dengan membuka internet. Guru tidak direpotkan dengan kegiatan tatap muka. Tugas guru hanya merancang materi pembelajaran untuk kemudian ditayangkan ke Internet. SMP N 1 Dukuhturi melalui TIM ICTnya sedang gencar mempersiapkan pembelajaran era global dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi guru yang kaitanya dengan pembelajaran  berbasis ICT. Salah satu hasil yang membanggakan adalah guru-guru SMP N 1 Dukuhturi kini mayoritas telah memiliki blog pembelajaran. Sehingga para guru dapat menggunakan blog sebagai media pembelajaran maupun untuk penugasan kepada siswa.
Berikut ini disajikan beberapa E-learning yang digunakan oleh para guru di SMP N 1 Dukuhturi.

 MOODLE




Cara menggunakan :
1. Klik link berikut ELEARNING MOODLE
2. Klik Login seperti gambar berikut



3. Kemudian Isikan alamat email dan password dan klik login



4. Kemudian klik kursus yang ingin di ikuti












E-LEARNING RUMAH BELAJAR
Baca selengkapnya >>