• Home
  • Lock.
  • RPP
  • RKAS
  • TGS Siswa
  • Daftar Isi
  • Alumnus
  • Kontak
  • Comments

Kunjungan Danramil Dukuhturi ke SMP N 1 Dukuhturi


Inspektur Upacara (Dan Ramil Dukuhturi)
Sebagaimana kita tahu bahwa nilai nilai kebangsaan dikalangan pemuda Indonesia dewasa ini makin hari makin luntur. Hal ini disebabkan karena kurangnya pembinaan nasionalisme di kalangan para pemuda khususnya para pelajar. Fenomena ini jika dibiarkan bukan tidak mungkin Indonesia akan kembali seperti jaman dahulu yang di jajah oleh negara lain. 

Lunturnya nilai nilai karakter bangsa mengakibatkan menurunnya nilai etika dikalangan pelajar, sehingga disana sini terjadi tawuran antar pelajar. Maraknya budaya premanisme dan kebebasan di salah artikan menjadi kebebasan yang tanpa batas sehingga timbul kesewenang wenangan. Penyebaran narkoba dan segudang kasus kenakalan remaja selalu memenuhi pojok - pojok harian dan berita media. Fenomena tersebut merupakan sebuah fenomena yang wajib untuk di tangani dengan serius oleh semua komponen bangsa. Salah satunya adalah TNI. Tentara Nasional Indonesia merupakan komponen bangsa yang bertugas menjaga keutuhan NKRI bersama seluruh rakyat Indonesia tercinta. Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri kokoh karena di topang oleh 4 pilar kebangsaan. Yaitu :
  1. Pancasila
  2. Undang Undang Dasar 45
  3. NKRI
  4. Bhinneka Tunggal Ika
 Apabila salah satu pilar rapuh maka rapuhlah Indonesia. Oleh karena itu guna mengembalikan semangat kebangsaan Indonesia di kalangan para pelajar TNI mengadakan pembinaan di berbagai sekolah sekolah. SMP N 1 Dukuhturi merupakan salah satu sekolah perdana yang dikunjungi. Pembinaan Koramil dukuhturi ke SMP N 1 Dukuhturi dilaksanakan pada saat upacara bendera. Upacara dipimpin langsung oleh Anggota TNI dan sebagai Inspektur Upacara adalah Danramil Dukuhturi.Dalam amanatnya beliau menyatakan pentingnya pembinaan nasionalisme dikalangan para pelajar supaya semangat kebangsaan kembali bertengger di dada para pelajar Indonesia. Beliau juga mengajak kepada seluruh siswa, guru, dan semua komponen bangsa untuk bersama-sama TNI menjaga keutuhan NKRI karena NKRI adalah Harga Mati. beliau juga berpesan kepada seluruh siswa untuk selalu melaksanakan :
  1. Peningkatan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa agar gerak langkah kita dalam menjaga NKRI selalu dilindungi Allah SWT.
  2. Selalu Disiplin dalam berbagai hal
  3. Berfikir sebelum berbuat, fikirkan segala sesuatu yang akan kita perbuat, salah langkah berakibat fatal
  4. Hindari Konvoi dan pengerahan masa turun kejalan
  5. Dilarang membentuk gang gang pelajar karena akan menimbulkan tawuran
  6. Hindari Narkoba
  7. Jadilah Polisi untuk diri sendiri, karena dengan demikian akan dapat mengontrol diri sendiri
demikian penuturan beliau dengan gaya khas Tentaranya.
Dalam kesempatan tersebut di akhir Upacara Danramil memberikan tantangan kepada siswa SMP N 1 Dukuhturi, Siapa yang hafal Undang Undang Dasar 45 tanpa teks akan diberikan hadiah. Maka dengan semangatnya dan tanpa menunggu lama salah seorang siswa SMP Negeri 1 Dukuhturi dengan langkah pasti  maju kedepan dan mengucapkan Undang undang dasar 45 tanpa Teks. Sebuah Prestasi yang membanggakan. Inilah bukti keberhasilan Sturi dalam hal pembinaan karakter bangsa. Usai mengucapkan UUD 45 seluruh peserta memberikan tepuk tangan yang meriah dan seketika itu "widya" panggilan sehari harinya langsung mendapat hadiah dari Danramil Dukuhturi. Dirgahayu TNI ke 67 Maju terus pantang mundur....Merdeka !...





















Widya menerima hadiah "siswa hafal UUD 45" dari Danramil







3 komentar:

kinjeng dom said...

semangat nkri tni republik indonesia ;


by/

SMP N 1 DUKUHTURI said...

NKRI Harga Mati wajib kita pertahankan......mari kita bangun bangsa ini dengan selalu membina diri menjadi pemuda yang berkarakter nasionalisme

Nurul afifah said...

patut dicontoh siswa-siswi hafal UUD 1945

Post a Comment