• Home
  • Lock.
  • RPP
  • RKAS
  • TGS Siswa
  • Daftar Isi
  • Alumnus
  • Kontak
  • Comments

Gebrakan Baru Sinergitas Alumni dan Sekolah Wujudkan Masjid Impian

gb. 3 Jajaran alumni SMP N 1 Dukuhturi wujudkan masjid impian Sturi


    Dukuhturi-23 Mei 2024, Empat puluh lima tahun sudah SMP Negeri 1 Dukuhturi telah berdiri. 42 angkatan telah di cetak lembaga ini. Kualitas lulusan dari sekolah ini tak diragukan lagi. Banyak sudah alumni alumni yang sukses, mulai dari pengusaha hingga pejabat, dosen, hingga Profesor. bahkan banyak pula yang dulu sekolah di Sturi sekarang mengajar di Sturi. Yang Lebih mantap lagi ada alumni Sturi yang pernah menjadi Kepala Sekolah juga di SMP N 1 Dukuhturi. Saat ini bahkan menjabat sebagai Kabid Dikdas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 

    Perjalanan Sturi dari tahun ke tahun yang kian maju pesat, mulai dari akademik hingga kegiatan ekstra maupun pembiasaan yang telah membentuk siswa sturi berprestasi merupakan bukti nyata dari keunggulan SMP N 1 Dukuhturi. Terutama yang terkenal sejak dulu kala adalah bidang kepramukaan. Hal ini di akui oleh para alumni saat temu alumni beberapa waktu silam.

    Dibalik kehebatan SMP Negeri 1 Dukuhturi, saat ini Sturi dibawah kepemimpinan Bapak Indit Undiarto sedang meningkatkan kompetensi siswa sturi dibidang keagamaan. salah satunya adalah Kompetensi setiap lulusan Sturi wajib hafal Juz'ama. DIsamping itu kegiatan pembiasaan sholat berjamaah juga sedang gencar gencarnya ditingkatkan. Namun apalah daya kapasitas Mushola Nurul Falah Sturi terbatas hanya mampu menampung 2 kelas. sehingga kegiatan pembiasaan ini kurang efektif.

    Melihat kondisi yang demikian, Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi Bapak Indit Undiarto SMP M.M. Membuat genrakan baru guna mengatasi permasalahan tersebut. Beliau melihat peluang untuk meningkatkan sinergitas alumni dengan Sekolah. Nampaknya peluang ini segera  diwujudkan. Sturi mengundang seluruh perwakilan alumni mulai dari angkatan 1 hingga angkatan terakhir. Dan Alhamdulillah terbentuk panitia pembangunan masjid SMP N 1 Dukuhturi, yang di ketuai oleh Lirkatu, S.Pd. 

Dari hasil pertemuan demi pertemuan alumni dengan fihak sekolah akhirnya di putuskan rencana pembangunan Masjid Nurul Falah SMP Negeri 1 Dukuhturi.  

Baca selengkapnya >>

PMR Sturi Raih Juara 1 Lomba RSPS


gb. 1 Saat usai menerima tropy kejuaraan dan piagam penghargaan


gb.2 Penerimaan Tropy
dan Uang pembinaan

SMP Negeri 1 Dukuhturi kembali torehkan prestasi lagi. Kali ini di raih oleh tim dari ekstrakurikuler PMR. Pembinaan intensif yang telah dilakukan oleh Pembina PMR Sturi nampaknya membuahkan hasil, Sturi berhasil menjuarai lomba Remaja Sehat Peduli Sesama atau dikenal dengan singkatan RSPS.  RSPS akan terbentuk dari pola latihan dan penanaman prinsip dasar  PMR. yaitu :

1.KEMANUSIAAN ( Humanity )

2.KESAMAAN ( Impartiality )

3.KENETRALAN ( Neutrality )

4.KEMANDIRIAN (Independence)

5.KESUKARELAAN ( Voluntary Service )

6.KESATUAN (UNITY)

7.KESEMESTAAN ( Universality )

  • Untuk mengetahui sejauh mana para anggota PMR dapat menerapkan 7 prinsip tersebut maka banyak even even lomba PMR di Kabupaten Tegal. Dan salah satunya adalah Lomba PMR dalam rangka Hut SMK Islamiyah Adiwerna. 
Baca selengkapnya >>

TIM PBB STURI RAIH JUARA LOMBA PBB VARIASI DI HUT SMK ISLAMIYAH KE 31

Gambar 1. Tim PBB Sturi bersama pembina pendampingnya saat berlaga di even Lomba PBB variasi   7 Mei 2024 di SMK Islamiah Adiwerna

    Program PBB yang telah di canangkan SMP Negeri 1 Dukuhturi beberapa tahun terakhir nampaknya telah menjadi karakter siswa SMP Negeri 1 Dukuhturi. Program ini telah dicanangkan oleh Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi sejak kepemimpinan Bapak Indit Undiarto, S.Pd. M.M. sejak beliau menjabat Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi. Dalam Program tersebut mewajibkan setiap siswa baru SMP N 1 Dukuhturi mengikuti pelatihan dasar PBB selama sebulan dan langsung dilatih oleh anggota Koramil Dukuhturi. 

    Penanaman kedisiplinan juga di programkan dalam kegiatan P5. Mungkin hanya SMP Negeri 1 Dukuhturi yang menggunakan PBB sebagai kegiatan P5 pada tema bangunlah jiwa dan raganya. Rangkaian progrm program tersebut muaranya tidak lain adalah untuk membiasakan siswa untuk senantiasa disiplin sebagaimana di ajarkan dalam disiplin baris berbaris.

    Bukan sampai disitu kreatifitas siswa SMP N 1 Dukuhturi juga telah membentuk tim Pedang Pora yang siap untuk meramaiakna beberapa even penting di SMP Negeri 1 Dukuhturi. Kehandalan siswa SMP Negeri 1 Dukuhturi dalam bidang PBB memang patut di acungi jempol karena salah satu nilai jual Sturi adalah PBB Variasi milik PASGABIRA. Namun beberapa tahun belakangan Pasgabirawa Absen dalam beberapa hingga terjadi kevakuman Tim PBB Variasi. Melihat kemampuan siswa sturi dalam bidang PBB Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi menginstruksikan untuk mengikuti lomba PBB di SMK Islamiah. Meski hanya di beri waktu hanya 8 hari Alhamndulillah hari selasa 7 Mei 2024 berhasil meraih juara 2 di ajang lomba PBB Variasi dalam rangka hut SMK Islamiah Adiwerna. Sturi berhasil mengalahkan Tim tim PBB baik dari SMP/Mts di wilayah Adiwerna, Talang maupun slawi. Semoga di even berikutnya tim PBB Sturi mampu menjadi the Best PBB Variasi.

Baca selengkapnya >>

Kegiatan Pengimbasan Sebagai Tindak Lanjut Aksi Nyata PMM


Gambar Pengimbasan Sebagai bukti aksi nyata di PMM.
Nampak Bu Nurfaridah, SPd.sedang melaksanakan pengimbasan


Sebagaimana kita ketahui, kurikulum merdeka yang telah di tetapkan sesuai dengan permendikbud no 12 th 2024 resmi menjadi kurikulum nasional mulai jenjang paud hingga jenjang pendidikan menengah. Penetapan ini juga sempat menimbulkan pro dan konta dikalangan pendidik itu sendiri, yaitu dengan kemunculan PMM yang di awal awal menyita banyak waktu ternyata dalam perjalanannya tetap menjadi platform merdeka belajar dan platform merdeka mengajar. Sehingga mau tidak mau mainset guru harus berubah mengikuti perkembangan. 

Di banyak sekolah juga disibukan dengan berbagai aktifitas pembuatan aksi nyata. Meskipun secara teory ini merupakan kegiatan rutin guru yang terekam dalam dokumentasi. Namun faktanya memang banyak menyita waktu guru guru. Namun jika kita sikapi dengan seksama dengan kolaborasi teman sejawat maka kegiatan ini manjadi ringan.

Demikian juga di SMP Negeri 1 Dukuhturi, Kepala Sekolah selalu menghimbau untuk selalu meningkatkan kemampuan kompetensi dengan PMM. Dan dikerjakan secara kolaborasi dengan teman sejawat. maka menjadi ringan. Baru baru ini di SMP N 1 Dukuhturi juga telah di lakukan pengimbasan dari rekan sejawat untuk melengkapi aksi nyata di platform PMM. Semoga dengan metode seperti ini semua guru di SMP Negeri 1 Dukuhturi mampu meningkatkan kompetensinya.

Baca selengkapnya >>

Jelang Ramadhan Tim TPPK Sturi Adakan Pembinaan Anti Tawuran

Salah satu Tim TPPK sedang melaksakan pembinaan pencegahan tawuran 

Fenomena tawuran dikalangan para pelajar yang kerap kali terjadi merupakan fenomena yang sangat meresahkan masyarakat. Karena bukan sekedar tawuran saja tetapi para pelaku tawuran membawa sajam yang panjang panjang atau menggunakan batu dengan saling lempar. 

Kejadian demi kejadian yang kerap kali memakan korban merupakan salah satu potret buram generasi bangsa kita di saat negara kita sedang menyiapkan generasi emas 2045. Hal ini seakan tak pernah tuntas, kerap kali ada peritiwa tawuran semua tertangkap, namun kembali terjadi tawuran. Seakan tidak ada efek jera . Lalu apa pemicu dari fenomena fenomena tersebut ? 
Kebebasan informasi yang tanpa pendampingan diduga merupakan salah satu faktor penyebab maraknya tawuran. Para pelajar dewasa ini dengan gawainya bebas mengakses informasi, termasuk mengkases informasi medsos. kurangnya kontrol orang tua tentang penggunaan HP menyebabkan para pelajar bebas berinteraksi, membuat geng geng kecil, dengan ketua geng yang mereka namakan "Bintang". Mereka pengin eksis di kalangannya, sehingga terjadilah persaingan antar geng. Bahkan mereka bersaing untuk merekrut sebanyak banyaknya, sepertinya sudah terorganisir, punya aturan gang sendiri. Inilah yang jika salah satu geng keluar dan konvoy, kemudian bersinggungan dengan geng lain biasanya tersulut untuk tawuran. 

Keprihatinan ini sudah dirasakan oleh kalangan masyarakat, bahkan kadang masyarakat bergerak sendiri menangani tawuran pelajar. Untuk Kabupaten Tegal sendiri perang sarung kembali terjadi di awal awal puasa tahun ini, hingga Dinas Dikbud memperlakukan jam malam, setiap anak wajib di rumah pada pukul 22.00 WIB. Sekolah sekolah pun diberlakukan Piket Pemantauan aktifitas siswa selama bulan ramadhan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kembali perang sarung yang marak terjadi. 

Kapolda Jateng pun sudah mewanti wanti kepada seluruh orang tua, dan semua elemen masyarakat untuk menjaga putra putrinya saat malam mulai pukul 22.00 hingga subuh tetap di rumah. Jika kedapatan tertangkap melakukan aksi tawuran maka  akan di penjara selama bulan ramadhan dan baru bisa kluar nanti setelah lebaran. 

Tak kalah Tim TPPK SMP N 1 Dukuhturi, sesuai arahan dari Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi juga melaksanakan piket jaga pemantauan ketertiban siswa. Beberapa hal yang telah dilakukan oleh tim TPPK Sturi antara laian :

Membuat himbauan larangan keras mengikuti geng geng atau grup grup yang tidak jelas juntrunganya.

Melakukan Himbauan Sebelum Ramadhan, bahkan selama bulan ramadhan telah terjadi 2 kali pembinaan. Yang pertama tanggal 22  yang kedua tanggal 1 April. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak di inginkan.

Baca selengkapnya >>