• Home
  • Lock.
  • RPP
  • RKAS
  • TGS Siswa
  • Daftar Isi
  • Alumnus
  • Kontak
  • Comments

KEGIATAN EKSKUL MENYARING BAKAT, MINAT, DAN POTENSI

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM RANGKA PENYARINGAN BAKAT, MINAT, DAN POTENSI
Salah satu wadah pembinaan peserta didik di sekolah adalah kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan – kegiatan yang diadakan dalam program ekstrakurikuler didasarkan atas tujuan kurikulum sekolah. Melalui kegiatan ekstrakurikuler yang beragam peserta didik dapat mengembangkan dan mengekspresikan bakat, minat, kreativitas, kemampuan/potensi, percaya diri dan kemandirian sehingga mampu membentuk karakter peserta didik yang baik, beriman, dan berakhlak mulia.
Kegiatan-kegiatan peserta didik di sekolah khususnya kegiatan ko/ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang terkoordinasi terarah dan terpadu dengan kegiatan lain di sekolah, guna menunjang pencapaian tujuan kurikulum. Yang dimaksud dengan kegiatan terkoordinasi di sini adalah kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan program yang telah ditentukan. Dalam pelaksanaannya kegiatan ekstrakurikuler dibimbing oleh guru, dan jika dibutuhkan oleh pelatih, sehingga waktu pelaksanaan berjalan dengan baik. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler ikut andil dalam menciptakan tingkat kecerdasan yang tinggi.
Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kepribadian peserta didik. Seperti yang tersebut dalam tujuan pelaksanaan ekstrakurikuler di sekolah menurut Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan (1987) sebagai berikut:
1.    Kegiatan ekstrakurikuler harus meningkat kemampuan peserta beraspek kognitif, afektif dan dan psikomotor.
2.    Mengembangkan bakat dan minat peserta didik dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif.
3.    Dapat mengetahui, mengenal serta membedakakan antara hubumgan satu pelajaran dengan pelajaran lainnya.
Dari tujuan ekstrakurikuler di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrakurikuler erat hubunganya dengan prestasi belajar peserta didik. Melalui kegiatan ekstrakurikuler peserta didik dapat bertambah wawasan mengenai mata pelajaran yang erat hubungannya dengan kegiatan tersebut. Yang membimbing peserta didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler adalah guru bidang studi yang bersangkutan. Melalui kegiatan ekstrakurikuler juga peserta didik dapat menyalurkan bakat, minat dan potensi yang dimilika. Salah satu ciri kegiatan ekstrakurikuler adalah keanekaragamannya, hampir semua minat remaja dapat digunakan sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler.
Hasil yang dicapai peserta didik setelah mengikuti pelajaran ekstrakurukuler dan berdampak pada hasil belajar di ruang kelas yaitu pada mata pelajaran tertentu yang ada hubungannya dengan ekstrakurikuler yaitu mendapat nilai baik pada pelajaran tersebut. Biasanya peserta didik yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler akan terampil dalam berorganisasi, mengelola, memecahkan masalah sesuai karakteristik ekstrakurikuler yang digeluti.

Ada beberapa ekstrakurikuler yang terdapat di SMP Negeri 1 Dukuhturi, diantaranya: Pramuka, Paskibra, PKS, PMR, Majalah Dinding (Mading), Sains Club IPA, Matematika, Bahasa Inggris dan IPS, Bina Vokalia dan Musik Rebana, Karawitan, Drum Band dan Calung, Keolaragaan Fulsal, Sepak Takraw, Tenis Meja, Bulutangkis, Sepak Bola dan Pencak Silat, Keagamaan ( Baca tulis Al-Qur’an dan Qiro ).








Baca selengkapnya >>

NGERINYA AKIBAT SALAH PERGAULAN REMAJA

NGERINYA AKIBAT SALAH PERGAULAN REMAJA
Di lingkungan masyarakat, tentunya sebagai seorang remaja kalian sangat membutuhkan sosialisasi sesama teman sebaya kalian.
Pada zaman era globalisasi ini, mencari teman amatlah harus berhati-hati, itu semua demi kepentingan diri sendiri sebagai generasi muda penerus bangsa yang saat ini bisa dibilang berkurang di kalangan remaja karena banyaknya salah pergaulan.
Salah bergaul dalam pergaulan, saat ini tidak asning lagi.
Banyak remaja yang terkena dampak negatif, padahal tujuannya hanya untuk bersosialisasi. Inilah akibatnya jika seorang remaja tidak bisa memilih teman untuk bergaul dan tidak bisa menahan diri untuk hal-hal yang berdampak negatif. Remaja saat ini kebanyakan sangat peka terhadap lawan mainnya.
Pada umumnya kalian bisa melihat para remaja yang mengalami salah pergaulan baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah. Sungguh ,emprihatinkan, tetapi itulah yang terjadi, itulah yang mereka alami saat ini, salah pergaulan yang mereka dapatkan. Kenakalan remaja pada saat ini dibilang sangat tidak wajar. Jika diamati, sangatlah membahayakan bagi para remajka lainnya. Contoh kenakalan remaja yang ada di lingkungan sekolah yaitu membolos waktu jam sekolah, tidak menaati tata tertib yang ada, dan sering sekali melawan guru.
Sedangkan yang di lingkungan masyarakat yang sangat merebak antara lain merokok, minum-minuman keras, narkoba, dan lain sebagainya. Bukan hanya anak-anak cowok yang memakainya tetapi remaja-remaja cewek saat ini juga sudah banyak yang memakainya. Sungguh sangat memprihatinkan !!
Nongkrong di pinggir jalan sudah menjadi tradisi para remaja saat ini. Remaja paling suka nongkrong di tempat keramaian. Di pinggir jalan mereka merokok, mabuk bahkan berjoged dangan menggunakan musik disko, dangdut, dan lainnya. Bergaya seoerti anak punk, menggunakan celana yang robek memakai anting di mana-mana, di telinga, hidung, bahkan lidah. Sedangkan ceweknya bergaya seperti orang asing, menggunakan baju tak berlengan dan celana di atas lutut. Rambut dicat berwarna-warni.
Yang amat sangat mengerikan lagi adalah remaja-remaja cewek. Hamil pranikah atau hamil di luar nikah ( kata orang Tegal “ Bledung laka klapane weteng mlendung laka bapane” ), saat ini bagi remaja cewek sudah tidak asing lagi. Mulanya sebenarnya berawal dari mereka mengenal lawan jenisnya dan akhirnya sampai-sampai melakukan sex bebas.
Apa yang mereka alami saat itu ?
Apa yang mereka dapatkan setelah itu ?
Yang mereka alami kehilangan masa remajanya, putus sekolah, dan penyesalan pastinya. Ditambah orang tua yang amat kecewa, melihat anaknya seperti itu. Dan yang mereka dapatkan hanyalah rasa malu, mendapatkan cemoohan dari tetangga-tetangga terdekatnya. Masih beruntung jika keluarganya masih menerima dalam keluarganya.
Jika tidak !
Mau apa dia ? Lebih sangat menyakitkan lagi.
Saat ini sangatlah dibutuhkan seorang yang bisa mencegah agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Siapa lagi kalau bukan diri sendiri, orang yanmg melakukan sosialisasi itu sendiri. Tapi peran pemerintah juga amatlah penting, yaitu dengan mempertegas kembali aturan-aturan yang ada.
Dan yang sangat penting peran keluarga, terutama orang tua. Orang tua haruslah mengontrol, dan memberikan perhatian kepada anaknya.
Jadi, sebagai remaja, kalian haruslah sangat berhati-hati, ternyata salah pergaulan bisa merusak apa yang kalian cita-citakan, terutama adalah masa depan kalian.

Sebagai generasi muda kalian harus mempunyai semangat yang tinggi untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Baca selengkapnya >>

USBN SAMA PENTINGNYA UN

USBN SAMA PENTINGNYA DENGAN UN
Tidak dapat dipungkiri perhatian sekolah ( peserta didik maupun pengelola pendidikan ) saat ini lebih tercurah ke Ujian Nasional (UN) daripada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Sikap tersebut terbentuk akibat pandangan yang menganggap bahwa kedudukan USBN berada di bawah UN. Padangan tersebut tentu saja harus diluruskan. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 03 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dijelaskan tentang kedudukan USBN.
Perhatikan klausa berikut.
Pasal 18
(1)   Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan penmdidikan / program pendidikan setelah memenuhi kriteria :
a.      Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
b.     Memperoleh nilai sikap / perilaku minimal baik, dan
c.      Lulus ujian satuan pendidikan / program pendidikan

Klausa di atas secara jelas menyatakan bahwa kelulusan siswa salah satunya ditentukan oleh ujian satuan pendidikan / program pendidikan. Yang dimaksud satuan pendidikan / program pendidikan tidak lain adalah Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Jadi, kedudukan USBN sangat penting karena menentukan kelulusan. Anggapan bahwa kedudukan USBN tidak penting, jelas tidak beralasan. Adapun mata pelajaran USBN tingkat SMP/MTs atau yang sederajat mulai tahun pelajaran 2016-2017 meliputi Pendidikan Agama, IPS, dan PKn.
Sesuai namanya, USBN bersifat nasional. Dal;am konteks ini, kisi-kisi USBN dibuat dan ditetapkan oleh pemerintah pusat. Akan tetapi, naskah soalnya merupakan perpaduan antara pusat dan daerah. Mengenai proporsi soal USBN dapat dilihat pada klausa berikut.
Pasal 13
Naskah USBN terdiri atas :
a.      Sejumlah 20% sampai dengan 25% butir soal disiapkan oleh Kementerian,
b.     Sejumlah 75% sampai dengan 80% butir soal disiapkan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk SMP/MTs atau yang sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat di bawah koordinasi dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya.

Dilihat dari kisi-kisinya, baik UN maupun USBN bersifat nasional. Perbedaannya hanya pada pembuat naskah soal. Meskipun sebagian besar soalnya dibuat daerah bukan berarti USBN lebih mudah daripada UN. Kalau melihat kisi-kisinya, tingkat kesulitan USBN sejajar dengan UN. Jadi, USBN perlu mendapat perhatian seperti halnya UN, keduanya sama pentingnya.
Baca selengkapnya >>

ILHAM MUTTAQIN RAIH JUARA III POPDA KAB. TEGAL CABANG TENIS MEJA

Setelah melalui perjuangan yang cukup alot akhirnya kontingen POPDA SMP Negeri 1 Dukuhturi untuk cabang Tenis Meja persembahkan tropy juara 3, atas nama Ilham Muttaqin kelas 7A. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2017 ini dilaksanakan di gedung yaumi Kabupaten Tegal. Ilham panggilan kesehariannya merupakan putra dari Bapak Hedra dan Bu Evi (mantan guru SMP Negeri 1 Dukuhturi) merupakan siswa berbakat bidang olah raga, di cabang tennis meja.  Bapak Hendra ayah  sekaligus Pelatih Ilham Mutaqin ini selalu mendampingi kemanapun Ilham berlaga. Meski Target utama juara 1 belum tercapai, namun setidaknya Ilham telah mampu menduduki 3 besar petenis meja tingkat kabupaten Tegal. Kedepan kami akan lebih inten melatih bersama dengan pembina tennis meja sturi Bapak Samsudin, demikian ungkap hendra usai mendampingi putranya berlaga. Semoga kedepan target juara 1 akan terwujud guna memajukan SMP Negeri 1 Dukuhturi.
Baca selengkapnya >>

STURI JADI TUAN RUMAH POPDA PENSIL KOMWIL O4

Pekan olah raga antar pelajar tingkat kabupaten kembali digelar. Sejumlah cabang olah raga diselenggarakan dalam even ini. Tak terkecuali cabang Pencak Silat. Cabang ini diselenggarakan lebih awal dan di seleksi antar komwil, mengingat banyaknya peserta dari cabang ini. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 11 Februari 2017 ini di ikuti oleh berbagai perguruan pencak silat dari berbagai SMP/MTs se komwil 04. Pemenang dari tingkat komwil akan maju ke tingkat kabupaten yang akan diselenggarakan nanti pada tanggal 2 Maret 2017.Alhamdulillah kontingen pencak silat sturi dua orang maju ke tingkat kabupaten. 
Terpilihnya SMP Negeri 1 Dukuhturi sebagai tuan rumah lomba popda pensil tingkat komwil, bukanya tanpa alasn. Ini karena disetiap even lomba pencil kontingen SMP Negeri 1 Dukuhturi sudah dipastikan membawa pulang tropy kejuaraan, hal ini dibenarkan oleh Bapak Moh. Tarjono, S.Pd selaku pembina pencil, usai memimpin doa saat pembukaan Popda tingkat komwil.






Baca selengkapnya >>

KAPOLRES SLAWI KUNJUNGI STURI

AKP Sugeng mewakili Kapores Slawi saat menjadi Inspektur Upacara.
Senin, 23 Januari 2017 Kapolres Slawi mengadakan kunjungan ke SMP Negeri 1 Dukuhturi. Maksud dan tujuan dari kunjungan tersebut adalah dalam rangka sosialisasi bahaya narkoba. Kapolres slawi yang diwakili oleh AKP Sugeng hadir pada pukul 06.50 WIB. Pak Sugeng panggilan akrabnya berkesempatan menjadi Inspektur upacara dalam upacara bendera hari senin. Dalam amanatnya beliau memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMP Negeri 1 Dukuhturi. Beliau sampaikan bahwa bahaya narkoba telah menjadi wabah di Indonesia. Oleh karena itu para pelajar khususnya SMP Negeri 1 Dukuhturi untuk berani mengatakan "No Pada Narkoba". Beliau juga tak segan segan mengingatkan bahwa tugas siswa adalah belajar dan terus belajar, serta senantiasa meningkatkan karakter dan nilai nilai keagamaan. Karena disamping bahaya narkoba Indonesia juga tengah darurat paham Radikalisme. 
Usai upacara beliau juga melanjutkan memberikan arahan tentang tips - tips atau kiat kiat agar terhindar dari "Narkoba", dengan menjaga pergaulan yang baik, menghindari ajakan ajakan orang orang dewasa yang mengajak ke hal - hal yang menjurus narkoba. Jika ada gejala gejala yang tak lazim diantara kalian seperti menyendiri, pendiam, itu patut diwaspadai. Karena bahaya narkoba selalu mengintai para generasi penerus bangsa. Di akhir arahan beliau membakar semangat dengan yel - yel anti narkoba
Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi, Bapak Drs. Abdul Jamil, SH. M.M.Pd menyambut baik langkah - langkah polri dengan memberikan penyuluhan kepada para siswa. Namun intensitasnya perlu ditambah supaya para siswa tertanam kuat karakternya untuk berani mengatakan No pada narkoba.
Upacara berlangsung tertib, baik peserta maupun petugas antusias mengikuti upacara tersebut dengan kehadiran bapak dari Polres Slawi.



















Baca selengkapnya >>

KEGIATAN JUMAT TADARUS STURI 2017








Baca selengkapnya >>