• Home
  • Lock.
  • RPP
  • RKAS
  • TGS Siswa
  • Daftar Isi
  • Alumnus
  • Kontak
  • Comments

SELAMAT HARI GURU DAN PGRI


Baca selengkapnya >>

LAPORAN PRODEP

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Upaya pemberdayaan kepala sekolah dan pengawas sekolah diantaranya dilakukan dengan menyelenggarakan diklat manajemen dan kepemimpinan yang berkualitas untuk kepala sekolah dan diklat pengawasan yang berkualitas bagi pengawas sekolah.
Sekolah sebagai tempat pelaksanaan proses belajar mengajar perlu dikelola secara baik dan benar. Keberhasilan suatu sekolah mencapai tujuan yang diharapkan sangat tergantung kepada bagaimana model pengelolaan terhadap segala sumber daya yang dimiliki sekolah tersebut. Sumber daya sekolah yang memadai bukan jaminan akan mewujudkan harapan-harapan warga sekolah yang telah dirumuskan menjadi tujuan sekolah tersebut jika kepala sekolah sebagai pimpinan tidak mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.
Kepala sekolah adalah guru yang diserahi tugas tambahan untuk memimpin dan mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Sebagai seorang guru, kepala sekolah sejatinya adalah juga pendidik yang harus mampu membina guru-guru disekolahnya menjadi guru kreatif dan selalu melakukan inovasi dalam pembelajaran. Dengan adanya tugas tambahan tersebut, kepala sekolah tidak hanya dituntut untuk membina guru saja, tetapi lebih dari itu, juga dituntut untuk membina dan mengelola seluruh komponen sekolah lainnya seperti tenaga adminstrasi sekolah, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan lain sebagainya. Tuntutan-tuntutan ini adalah merupakan tugas-tugas yang baru bagi seorang guru yang diserahi tugas tambahan kepala sekolah. Disisi lain, tujuan utama sekolah berupa peningkatan mutu pendidikan hanya dapat diraih jika seluruh komponen sekolah dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing melalui pembinaan dan pengelolaan seorang kepala sekolah yang profesional.
Karena begitu banyaknya tugas-tugas baru seorang kepala sekolah maka untuk menjadi seorang kepala sekolah yang profesional tentu tidaklah mudah. Diperlukan waktu yang cukup untuk belajar bagaimana melaksanakan tugas-tugas yang baru tersebut. Pelatihan, pembimbingan dan pembinaan bagi kepala sekolah merupakan upaya-upaya yang mesti dilakukan oleh pihak terkait dalam rangka melahirkan pemimpin sekolah yang berkualitas yang diharapkan mampu untuk memimpin dan mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Peraturan menteri pendidikan nasional (permendikas) Republik Indonesia nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah memberikan angin segar bagi peningkatan profesionalisme seorang kepala sekolah.Berdasarkan permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang standar kompetensi kepala sekolah menetapkan dimensi kompetensi manajerial kepala sekolah merupakan dimensi kompetensi yang menuntut 16 kompetensi. Jumlah kompetensi ini merupakan jumlah terbanyak dibandingkan dengan kompetensi pada dimensi kompetensi kepribadian, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Tingkat kemampuan kepala sekolah dalam mengarahkan, memberdayakan, menggerakkan, dan mengembangakan sumber daya sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah sangat bergantung kepada kompetensi manajerial seorang kepala sekolah.
Pendidikan dan pelatihan yang dijalanikepala sekolah dalam kegiatan tatap muka (in servis-1)merupakan modal awal untuk menjalani praktek lapangan on the job learning (OJL) selama kurang lebih 3 bulan. Kegiatan OJL penting bagi peserta diklat untuk mempraktekkan kompetensi yang telah dipelajari selama kegiatan tatap muka. Dalam tatap muka (in servis-1) dan OJL pada kegiatan pendidikan dan pelatihan ini peserta Diklat mengambil BPU PPTK dan RKJM-RKAS/M, sehingga pada kegiatan OJL kepala sekolah mempraktekkan materi-materi yang telah dipelajari pada kegiatan tatap muka ( In Servis-1 ) di LP2KS Karanganyar pada sekolah masing-masing.
Laporan Kegiatan OJL yang ditulis ini adalah Laporan OJL PPTK yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal dengan mengkaji / menganalisa Program PPTK dan program pemberdayaan PTK. Sehingga ke depan sekolah mempunyai program pengelolaan PTK yang baik dan optimal sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan ( SNP ) yang dapat mengatasi tantangan kemajuan jaman, khususnya kemajuan di bidang pendidikan.

B.     Maksud dan Tujuan
Keterampilan kepala sekolah/madrasah dalam mengelola dan memberdayakan pendidikdan tenaga kependidikan di sekolah berdampak pada kualitas kinerja sekolah/madrasah. Kepemimpinan kepala sekolah/madrasah dalam mendorong peningkatan kemampuanprofesi pendidik dan tenaga kependidikan, membangun kolaborasi dan kerjasama antarstaf, mengkaji dan mengevaluasi kinerja staf merupakan contoh-contoh pemberdayaanpendidik dan tenaga kependidikan. Upaya memberdayakan pendidik sangat pentingdilakukan sebagai salah satu upaya mendukung layanan prima pendidik dan tenagakependidikan kepada semua peserta didik agar mampu meningkatkan prestasi belajarmereka masing-masing secara signifikan.
Maksud dalam kegiatan OJL ini adalah melakukan kegiatan mengkaji program PengelolaanPendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK), memahami permasalahan-permasalahantentang pendidik dan tenaga kependidikan, merevisi program PPTK, memetakankualitas dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, serta melakukan reposisipersonalia dan revisi struktur organisasi sekolah/madrasah sesuai, situasi, kondisi, dankebutuhan sekolah/madrasah dengan mempertimbangkan aspek sosial inklusi, dengantidak bersikap diskriminatif terhadap perbedaan individu. Dengan mempelajari Bahan Pembelajaran Utama PPTK, diharapkan Kepala Sekolah dapat meningkatkan pengetahuan, sikap,dan keterampilan dalam mengelola pendidik dan tenaga kependidikan, memudahkan mengerjakan tugas-tugas sekolah/madrasah, dan mengembangkan ide-ide inovatifkepada teman sejawat khususnya tentang pengelolaan dan pemberdayaan pendidikdan tenaga kependidikan. PPTK penting dilakukan sebagai salah satu upaya mendukunglayanan pembelajaran yang bermutu dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaranbagi tiap peserta didik.        
 Tujuan dalam OJL  PPTK ini adalah agar kepala sekolah/ madrasah melakukan ;
1.      Mengkaji/ menganalisa Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan       ( PPTK ) di sekolah/ madrasah untuk penyempurnaan program PPTK di sekolahnya.
2.      Menyusun Program Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PTK ) agar kinerjanya meningkat.
3.      Mengelola pendidik dan Tenaga Kependidikan secara Optimal sesuai Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Kompetensi PTK .

C.    Hasil Yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dalam OJL ini,diharapkan kepala sekolah/madrasah mampu:
1.    Melaksanakan Kajian ulang PPTK
2.    Menyusun Penyempurnaan Program PPTK
3.    Membuat Struktur Organisasi PTK/ Kepegawaian.
4.    Merencanakan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan.
5.    Memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan secara optimal.
BAB  II 
HASIL KEGIATAN THE JOB LEARNING PPTK


A.      HASIL KAJI ULANG PROGRAM PPTK
1.      Diskripsi Kegiatan OJL PPTK :
                 Kegiatan On The Job Learning BPU PPTK yang dilakukan kami di SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mempraktekkan materi-materi yang dipelajari pada waktu In Service Learning pada tempat pelatiahan dengan diskripsi kegiatan sebagai berikut ;
1)        Kegiatan Merencanakan Program Pengelolaan Pendidikdan Tenaga Kependidikan dengan kegiatan ;
Pra Kegiatan ;
a.       Pembagian Tugas  Tim Penyempurnaan dan Pengkajian Program PPTK.
a). Membuat Undangan rapat ( Komite dan Tim Pengembang Sekolah )
b). Rapat Pembagian Tugas TPS.
b.   Administrasi :
a). Undangan rapat pembagian Tugas TPS.
b). Daftar Hadir.
c). Notulen Rapat/ Hasil Rapat
d). SK. Kepsek Pembagian Tugas TPS.
            Kegiatan Inti ;
Menyempurnakan dokumen Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPTK ), Tim melakukan hal-hal sebagai berikut :
a. Menyusun jadwal kegiatan Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPTK ).
 b. Membuat undangan rapat untuk mengkaji dan menyempurnakan Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPTK ).
c.  Mengkaji dan Menyempurnakan Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPTK )
 d. Rapat mengkaji dan menyempurnakan Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPTK ) dengan langkah-langkah ;
a)         Menganalisis Kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
b)        Melakukan Perekrutan dan Seleksi Pendidik danTenaga Kependidikan.
c)         Memetakan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
d)         Melakukan Penempatan dan Pembagian Tugas Pendidik danTenaga Kependidikan.
e)         Melakukan Evaluasi Penilaian Kinerja.
f)         Melakukan Penilaian Diri pada Pemberian Kompensasi.
g)        Menyusun Program Pengembangan Karir.
h)        Menyusun Program Pelatihan.
i)          Mengkaji Ulang Program PPTK.
j)          Menyempurnakan Program PPTK.
k)        Menyusun Laporan dan Bahan Presentasi pada In 2.
            Administrasi :
a. Undangan rapat pengkajian dan penyempurnaan PPTK ( Komite dan Tim TPS )
            b. Daftar Hadir
            c. Notulen Rapat
            d. Tagihan LK-09,10,12 s.d 16, 20, 24 s.d 27.
e. Hasil Kajian Dokumen PPTK SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal
            f. Dokumen PPTK SMPN 1 Dukuhturi.
             g. Dokumen PPTK hasil penyempurnaan.
            h. Laporan kegiatan penyempurnaan dan pengkajian program PPTK.
Dokumen Foto-Foto Kegiatan ;
a.       Rapat Sosialisasi OJL PPTK ProDEP tahun 2015.
b.      Rapat Pembagian Tugas tim
c.       Rapat menyusun jadwal kegiatan
d.      Rapat – rapat kegiatan pengkajian dan penyempurnaan program PPTK.
e.       Banner
2)        Pemberdayaan Pendidikdan Tenaga Kependidikan dengan kegiatan – kegiatan sebagai berikut ;
Pra Kegiatan ;
a. Membentuk Tim Penyempurnaan dan Pengkajian Pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK ).
a). Membuat Undangan rapat ( Komite dan Tim Pengembang Sekolah/ TPS )
b). Rapat Pembagian Tugas TPS.
b.  Administrasi :
a). Undangan rapat pembagian Tugas TPS.
b). Daftar Hadir.
c). Notulen Rapat.
d). SK. Kepsek Pembagian Tugas TPS.
            Kegiatan Inti ;
Membuat program pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PTK ), Tim melakukan hal-hal sebagai berikut :
 a. Menyusun jadwal kegiatan Program Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PTK ).
 b. Membuat undangan rapat untuk mengkaji dan menyempurnakan Program Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PTK ).
 c. Pengkajian dan penyempurnaan Program Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PTK )
d. Rapat mengkaji dan menyempurnakan Program Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PTK ) dengan langkah-langkah ;
a)         Mengidentifikasi Diskripsi Tugas Pendidik danTenaga Kependidikan.
b)        Mengkaji Struktur Organisasi.
c)         Menyusun Struktur Organisasi.
d).   Menyusun Laporan dan Bahan Presentasi untuk  In service - 2.
            Administrasi :
a. Undangan rapat pengkajian dan  pemberdayaan PTK ( Komite dan Tim TPS )
            b. Daftar Hadir
            c. Notulen Rapat
            d. Format LK-35, 35, 36, 37, 38.
e. Hasil Kajian Dokumen Program pemberdayaan PTK SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal
            f. Dokumen Program pemberdayaan PTK  SMPN 1 Dukuhturi.
            g. Dokumen Program Perberdayaan hasil penyempurnaan.
            h. Laporan kegiatan penyempurnaan dan pengkajian program pemberdayaan PTK.
Dokumen Foto-Foto Kegiatan ;
a.       Rapat Sosialisasi OJL PPTK ProDEP tahun 2015.
b.      Rapat Pembagian Tugas tim
c.       Rapat menyusun jadwal kegiatan
d.      Rapat- rapat kegiatan pengkajian& penyempurnaan program pemberdayaan PTK.
e.       Banner
2.      Kaji Ulang Program PPTK
Pada kegiatan ini, bersama tim mengkaji ulang kegiatan PPTK yang ada di sekolah berdasarkan hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan menggunakan format kaji ulang PPTK yang tersedia pada LK-26, dengan langkah sebagai berikur ;
a.         Menganalisis Kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
b.         Melakukan Perekrutan dan Seleksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
c.         Memetakan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
d.        Melakukan Penempatan dan Pembagian Tugas Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
e.         Melakukan Evaluasi Penilaian Kinerja.
f.          Melakukan Penilaian Diri pada Pemberian Kompensasi.
g.         Menyusun Program Pengembangan Karir.
h.         Menyusun Program Pelatihan.
Hasil mengkaji ulang adalah sebagai berikur ;
KAJI ULANG PROGRAM PPTK SMP NEGERI 1 DUKUHTURI               KABUPATEN TEGAL
NO
KEGIATAN PENGELOLAAN
PELAKSANAAN
REKOMENDASI
YA
BUKTI
TIDAK
ALASAN
1.
Merencanakan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PNS, Non PNS) berdasarkan analisis kebutuhan
v
v

Sangat dibutuh- kan
Pengajuan R 10 ke dinas, dan komite
2.
Melakukan rekrutmen dan seleksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan


V

Dilarang

3.
Melakukan rekrutmen dan seleksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan


V

Dilarang


a. PNS


V
Dilarang
Data kebutuhan PTK

b. Non PNS (seleksi dilaksanakan secara terbuka, efektif, dan akuntabel


V
Dilarang
Data kebutuhan PTK
3.
Menempatkan dan menugaskan (PNS, Non PNS) sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi
V
V


SK Pembagian tugas
4.
Memberikan kompensasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan:





a. PNS
V
V


Pmberian insentif
b. Non PNS
V
V


Insentif/honor
5.
Menilai Kinerja (PNS, Non PNS)





a. Berdasarkan aturan yang berlaku
V
V


SKP/ PKP
b. Bersifat obyektif, akurat, dan konsisten
V
V


Data prestasi kerja
6.
Mengembangkan karir PNS dan Non PNS untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan
V
V


MGMP, IHT, Workshop, Diklat-diklat
7.
Mengadakan pelatihan dan pengembangan kompetensi (PNS, Non PNS) sesuai kebutuhan
V
V


IHT atau workshop
8.
Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif
V
V


Rapat pembinaan, anjangsana
9.
Melaksanaan pensiun (PNS) / pemberhentian (Non PNS) sesuai peraturan yang berlaku
V
V


Pengajuan PNS yang akan pensiun




























B.       PENYEMPURNAAN PROGRAM PPTK
Pada kegiatan ini, bersama tim melakukan penyempurnaan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan SMP Negeri 1 Dukuhturi dengan cara mengadakan kegiatan-kegiatan ;  menganalisis kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, melakukan perekrutan dan seleksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, memetakan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, melakukan Penempatan dan Pembagian Tugas Pendidik dan Tenaga Kependidikan, melakukan Evaluasi Penilaian Kinerja, melakukan Penilaian Diri pada Ppmberian kompensasi, menyusun Program Pengembangan Karir,  dan menyusun Program Pelatihan. Dan menggunakan format yang tersedia di LK-27.
Hasil penyempurnaan program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan tersebut sebagai berikut ;

PROGRAM PENGELOLAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN        SMP NEGERI 1 DUDKUHTURI KABUPATEN TEGAL
NO
KEGIATAN
TUJUAN
SASARAN
PENANGGUNG JAWAB
INDIKATOR KEBERHASILAN
RENCANA ANGGARAN
WAKTU PELAKSANAAN
1
Kegiatan analisis kebutuhan PTK
Untuk mendapatkan data kebutuhan PTK
PTK
KS dan Ka TU
Terpenuhinya  kebutuhan PTK
BOS
Desember dan Juni
2
Pemetaan PTK sesuai tupoksinya
Membagi tupoksi yang tepat
PTK
Ks, Ka TU, Wakasek dan Kaur Kurikulum
Semua PTK mendapatkan Tupoksinya
BOS
Januari dan Juli
3
Supervisi dan monitoring
Meningkatkan Mutu Pembelajaran
Pendidik
KS
Meningkatanya  Mutu Pembelajaran dan layanan
BOS
 Maret dan September 
4
Evaluasi
Untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan
PTK
KS dan Ka TU
Tercapainya program
BOS
Mei dan Nopember
5
Tindak lanjut
Mengetahui ketercapaian program dan menyuusun program berikutnya
PTK
Ks dan Ka TU
Tersusunnya program baru
BOS
Mei dan Nopember

Keterangan:
1.      Kolom kegiatan diisi dengan berbagai kegiatan PPTK
2.      Tujuan, diisi tujuan dari kegiatan PPTK
3.      Sasaran diisi sasaran kegiatan PPTK
4.      Penanggung jawab diisi pendidik/tenaga kependidikan yang ditunjuk
5.      Indikator keberhasilan diisi indikator ketercapaian kegiatan program PPTK
6.      Rencana anggaran diisi estimasi biaya yang dibutuhkan dalam melaksanakan program
7.      Waktu pelaksanaan diisi perkiraan waktu kegiatan dilaksanakan.

C.      HASIL PEMETAAN PTK SMP NEGERI 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL
Bersama tim melakukan kegiatan membaca dan mempelajari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemetaan PTK di sekolah, yaitu membacadan mempelajari perundangan di bawah ini:
1). PP No. 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan
2). Permendiknas No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru
3). Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
4). Permendiknas No. 24 Tahun 2008 tentang Administrasi (TU)
5). Permendiknas No. 25 Tahun 2008 tentang Tenaga Perpustakaan
6). Permendiknas No. 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium
 Setelah memahami peraturan perundang-undangan di atas tim melakukan observasi terhadap data kepegawaian yang ada di sekolah. Selanjutnya tim melakukan pemetaan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah dengan menggunakan format pada LK-12 untuk integritas, LK-13 untuk pemetaan kualifikasi akademik, LK-14 untuk pemetaan kompetensi pendidik, dan LK-15 untuk pemetaan kompetensi tenaga kependidikan dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai.
Setelah tim menyelesaikan kegiatan pemetaan kualifikasi akademik dan kompetensi, selanjutnya membuat rekapitulasi pemetaan dengan hasil sebagaiman yang ada pada tabel LK-16, sebagai berikut ;






TABEL REKAPITULASI HASIL PEMETAAN PTK PNS dan NON PNS
SMP NEGERI 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL
NO
NAMA
INTEGRITAS
KUALIFIKASI AKADEMIK
SKILL YANG DIMILIKI
REKOMEN
DASI
IJAZAH
MP YG DIAMPU
SESUAI/ TIDAK SESUAI
AKADEMIK
NON AKADEMIK
1
Drs. ABDUL JAMIL, SH, M.MPd
Amat Baik
S2
PKn
Sesuai
PPKn
Bidang hukum
Ikut pelatihan
2
WAHID HAMIM, S.Pd
Baik
S1
BP/BK
Sesuai
BP/BK
-
Ikut pelatihan
3
EDY SANTOSO, S.Pd
Baik
S1
PKn
Sesuai
PKn
-
Ikut pelatihan
4
Drs. YANI ARDI NUGROHO
Baik
S1
BP/BK
Sesuai
BP/BK
-
Ikut pelatihan
5
SOEHARDJO, A.md. Pd
Baik
D III
Matematika
Sesuai
Matematika
-
Ikut pelatihan
6
Drs. HERA SULUH SULANGDJANA
Baik
S1
Elektronika
Sesuai
Elekronika
Servis elektro
Ikut pelatihan
7
ADI PURNOMO, S.Pd
Baik
S1
Penjaskes
Tidak Sesuai
BK
-
Ikut pelatihan
8
SUYADI, S.Pd
Baik
S1
B. Jawa
Sesuai
B. Jawa
Pranoto coro
Ikut pelatihan
9
SINGGIH PUJIANTO, S.Pd
Baik
S1
IPA
Sesuai
IPA
motivator
Ikut pelatihan
10
SITI KHUSNUL SULASIH, S.Pd
Baik
S1
PKn
Tidak Sesuai
Ekop
-
Ikut pelatihan
11
PUJI ASTUTI, S.Pd
Baik
S1
B. Inggris
Sesuai
B. Inggris
-
Ikut pelatihan
12
WARYATNO, S.Pd
Baik
S1
Penjaskes
Tidak Sesuai
BK
Wasit
Ikut pelatihan
13
Drs. NAHDUDDIN
Baik
S1
PAI
Sesuai
PAI
-
Ikut pelatihan
14
LUKMAN HAKIM, S.Pd
Baik
S1
Matematika
Sesuai
Matematika
-
Ikut pelatihan
15
ALI SODIKIN, S.Pd
Baik
S1
B. Indonesia
Sesuai
B. Indonesia
-
Ikut pelatihan
16
DULADI, S.Pd
Baik
S1
B. Indonesia
Sesuai
B. Indonesia
-
Ikut pelatihan
17
MOHAMAD TARJONO, S.Pd
Baik
S1
IPS
Sesuai
Ekop
-
Ikut pelatihan
18
PANUT, S.Pd
Baik
S1
IPA
Tidak Sesuai
BK
Keagamaan
Ikut pelatihan
19
SRI SULASTRI, S.Pd
Baik
S1
IPS
Sesuai
Ekop
-
Ikut pelatihan
20
KHAMIDAH, S.Ag
Baik
S1
PAI
Sesuai
PAI
-
Ikut pelatihan
21
SUBIYAKTO, S.Pd
Baik
S1
Elektronika
Sesuai
Elektronika
-
Ikut pelatihan
22
SUSHANDOKO, S.Pd
Baik
S1
B. Inggris
Sesuai
B. Inggris
-
Ikut pelatihan
23
LIRKATU, S.Pd
Baik
S1
Matematika
Sesuai
Matematika
-
Ikut pelatihan
24
Rr. WIWIEK MARSIYATIN,S.Pd
Baik
S1
BP/BK
Sesuai
BP/BK
-
Ikut pelatihan
25
SAMSUDIN, S.Pd
Baik
S1
IPS
Sesuai
IPS
-
Ikut pelatihan
26
TEGUH PRIHADI WARDOYO, S.Pd
Baik
S1
IPS
Sesuai
IPS
-
Ikut pelatihan
27
SUMINI, S.Pd
Baik
S1
Seni Budaya
Tidak Sesuai
BK
-
Ikut pelatihan
28
TATIK MURDIYANI, S.Pd
Baik
S1
Seni Budaya
Sesuai
Seni Budaya
Penyanyi
Ikut pelatihan
29
NUR FARIDAH, S.Pd
Baik
S1
IPA
Sesuai
IPA
-
Ikut pelatihan
30
FIRDAUS USANY, S.Pd
Baik
S1
Matematika
Sesuai
Matematika
-
Ikut pelatihan
31
UMI NURKHASANAH, S.Pd
Baik
S1
B. Inggris
Sesuai
B. Inggris
-
Ikut pelatihan
32
ERRY MURNIASIH, S.Pd
Baik
S1
IPA
Sesuai
IPA
-
Ikut pelatihan
33
WARUP, S.Pd
Baik
S1
PKn
Sesuai
PKn
-
Ikut pelatihan
34
UJI NURWIDIOHENING, S.Pd
Baik
S1
IPS
Sesuai
IPS
-
Ikut pelatihan
35
SUNARTI, S.Pd
Baik
S1
B. Indonesia
Sesuai
B. Indonesia
-
Ikut pelatihan
36
TJASIPAH, S.Pd
Baik
S1
B. Indonesia
Sesuai
B. Indonesia
-
Ikut pelatihan
37
YUDHI PURWANTI, S.Pd
Baik
S1
Mateatika
Sesuai
Matematika
-
Ikut pelatihan
38
IMAN HADI PURWONO,S.Pd
Baik
S1
Matematika
Sesuai
Matematika
IT
Ikut pelatihan
39
EDY KUSNENDRO, S.Pd
Baik
S1
B. Inggris
Sesuai
B. Inggris
-
Ikut pelatihan
40
RISKI WIYANTI, S.Si
Baik
S1
IPA
Sesuai
IPA
Pramuka
Ikut pelatihan
41
Niken Irawati A, S.Pd
Baik
S1
B. Indonesia
tidak
B.Indonesia
-
Ikut pelatihan
42
Lulut Margonningsih,S.Pd
Baik
S1
Matematika
tidak
Bahasa jawa
-
Ikut pelatihan
43
Dwi Prasetyo, S.Pd
Baik
S1
IPS
tidak
Bahasa jawa
-
Ikut pelatihan
44
Prasetya Prima S, S.Pd
Baik
S1
B. Inggris
tidak
B. Inggris
-
Ikut pelatihan
45
Edi Kiswanto, S.Pd
Baik
S1
Penjaskes
Sesuai
Penjasor
-
Ikut pelatihan
46
Tubagus Amami, S.Pd
Baik
S1
B. Indonesia
Sesuai
B. Indonesia
-
Ikut pelatihan
47
Sugeng Riyadi
Baik
SMEA
-
Sesuai
Ka TU
-
Ikut pelatihan
48
Rita Setya Hartini
Baik
SMEA
-
Sesuai
Persuratan
-
Ikut pelatihan
49
Mulyati
Baik
SMU
-
Sesuai
Sarpras
-
Ikut pelatihan
50
Endang Supriasih
Baik
SMU
-
Sesuai
Bendahara
-
Ikut pelatihan
51
Tisnaningsih
Baik
SMK
-
Sesuai
Kepegawaian
-
Ikut pelatihan
52
Sakwad
Baik
SMP
-
Sesuai
Pesuruh
-
Ikut pelatihan
53
Eli Rohayati, A.Md
Baik
D3
-
Sesuai
Administrs
-
Ikut pelatihan
54
Wina Andriyani, A.Md
Baik
D3
-
Sesuai
Perpustakan
-
Ikut pelatihan
55
Edy Aminul Haq, S.Pd
Baik
S1
-
Sesuai
Operator
IT
Ikut pelatihan
56
Adhi Purwo Nugroho, SE
Baik
S1
-
Sesuai
Administrs
IT
Ikut pelatihan
57
Deliyana, A.Md
Baik
D3
-
Sesuai
Perpustakan
-
Ikut pelatihan
58
Heryati, SE
Baik
S1
-
Sesuai
Koperasi
-
Ikut pelatihan
59
Kusnanto
Baik
SMP
-
Sesuai
Pesuruh
-
Ikut pelatihan
60
Didit Eko Purwanto
Baik
SMU
-
Sesuai
Satpam
-
Ikut pelatihan
61
Prawedyarini Rahmajati
Baik
SMU
-
Sesuai
operator
IT
Ikut pelatihan

Keterangan:
Integritas diisi dengan kategori: amat baik, baik, cukup, sedang dan kurang Saudara dapat menggunakan data penilaian komponen kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa, dan kepemimpinan. Kategori: amat baik (91 – 100), baik (76 – 90), cukup (61 – 75), sedang (51 – 60), dan kurang ≤ 50 .
Akademik diisi dengan kompetensi terkait dengan ijazah yang dimiliki (kompetensi pedagogik dan profesional bagi pendidik).
Manajemen diisi dengan kompetensi terkait dengan tugas tambahan bagi pendidik dan kompetensi manajemen bagi tenaga kependidikan.













D.      STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH HASIL REPOSISI
Setelah tim melakukan observasi terhadap deskripsi tugas dan struktur organisasi sekolah, selanjutnya melakukan rapat dengan pendidik dan tenaga kependidikan, komite, dan pengawas untuk menyusun struktur organisasi sekolah. Untuk menyusun struktur organisasi sekolah ini, tim menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di LK-37 dengan jawaban sebagai berikut ;
1.      Tugas pokok ,fungsi,  dan uraian tugas Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah kami  96 % sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku ,baik bidang keahlian,kualifikasi pendidikan maupun beban mengajar,ada dua pendidik yang tidak sesuai bidang mengajarnya. 
2.      Untuk mengatasi ketidak sesuaian tersebut, maka kami mengusulkan pada dinas terkait untuk didroping pendidik dan tenaga kependidikan yang sesuai,atau memberi kesempatan pada guru tersebut untuk mengikuti pelatihan (MGMP), mapel sesuai dengan mapel yang diampunya.
3.      Struktur organisasi yang ada di sekolah kami, sudah menggambarkan kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan.
4.      Penempatan jabatan dalam struktur organisasi yang kami susun sudah sesuai dengan latar belakang pendidikan  kompetensi, dan pertimbangan gender.
5.      Perlu disusun ulang karena pada struktur organisasi masih ada yang belum terkafer, seperti ; satpam, penjaga, pesuruh, laboran, dan pustakawan.
Sedang struktur organisasi sekolah SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten yang baru hasil
reposisi struktur organisasi yang lama adalah sebagai berikut ;
( Terlampir pada halaman lain )
Dan pembagian tugas pendidik dan tenaga kependidikan ada pada SK. Pembagian Tugas di bawah ini ; ( Terlampir )








BAB. III
PENUTUP

A.       SIMPULAN
 Pada laporan terakhir penyusun dapat mengambil kesimpulan dalam kegiatan-kegiatan yang dipaparkan di atas adalah sebagai berikut :
a.         Kegiatan On The Job Learning yang dilakukan di SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal  adalah  kegiatan mempraktekkan BPU pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan, dimana dalam kegiatan ini memberikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan, serta pengalaman belajar bagi penyusun dalam mengelola pendidik dan tenaga kependidikan yang baik di sekolah. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dapat membimbing dalam menguasai pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan secara optimal. Kegiatan OJL yang dilakukan terbagi menjadi dua topik utama yaitu :
1) Merencanakan program  pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan, dan
2) Memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan secara optimal.
b.         Topik pertama yang dilakukan adalah merencanakan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan, kegiatan yang dilakukan adalah mengkaji ulang  program  pengelolaan  pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal. Dalam  kegiatan ini melibatkan semua pendidik dan tenaga kependidikan dengan mempertimbangkan sosial inklusi (tidak ada diskriminasi). Dalam kegiatan ini diharapkan bisa mengevaluasi program pengelolaan dan kependidikan di SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal secara menyeluruh dan memberikan catatan-catatan rekomendasi. Selanjutnya  melakukan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan, dalam kegiatan ini diharapkan bisa memetakan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 1 Dukuhturi. Setelah itu, membuat penyempurnaan Program Pengelolaan Pendidik dan Tenaga kependidikan, kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di Sekolah.
c.          Pada topik kedua adalah memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan secara optimal. Langkah-langkah yang dilakukan adalah  terlebih dahulu melihat hasil pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan dalam topik pertama, selanjutnya menyusun peran dan tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal. Dengan dasar pemetaan  kompetensi dan penyusunan  peran dan tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan kita bisa melakukan reposisi struktur organisasi di sekolah supaya lebih efektif. Dan pada akhirnya sekolah  akan dapat membentuk struktur organisasi SMP Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal yang sesuai dengan hasil pemetaan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan yang telah dilakukan.
d.        Akhirnya dengan mengadakan On The Job Learning tentang Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ini dapat memberikan pengalaman dan kemampuan kepada Kepala Sekolah/ Madrasah untuk mengelola pendidik dan tenaga kependidikan yang optimal dan diharapkan  bisa meningkatkan kualitas peserta didik di sekolah/madrasah yang dipimpinnya, kemampuan tersebut merupakan hasil yang diharapkan dari mempelajari BPU ini.

B.        SARAN-SARAN
Setelah mengamati dan mengkaji semua kegiatan OJL PPTK ProDEP yang telah dilaksanakan dan kesimpulan di atas, maka penyusun menyampaikan saran-saran sebagai berikut :
1.         Kepala Sekolah/ Madrasah wajib merencanakan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah/ madrasahnya dengan langkah- langkah sebagai berikut ;
a.         Dalam merencanakan program PPTK perlu mengadakan analisa kebutuhan PTK yang dibutuhkan sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah/ Madrasah yang ada,  melakukan  penempatan dan  pembagian  tugas pendidik dan tenaga kependidikan sesuai kompetensi yang dimiliki dan dibutuhkan.
b.        Perlu membuat permohonan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan yang dibutuhkan kepada pemerintah sesuai kompetensi yang dibutuhkan.
c.         Perlu mengadakan  evaluasi  penilaian  kinerja, pemberian kompensasi kepada pendidk dan tenaga kependidikan yang berprestasi, dan program pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensinya di sekolah.
d.        Sekolah perlu mengadakan  penyempurnaan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah setiap tahun agar program tersebut dapat bermanfaat, efektif  dan efisien scara optimal.
2.         Kepala sekolah/ madrasah wajib merencanakan program memberdayakan pendidik dan  tenaga kependidikan secara optimal, dengan cara sebagai berikut;
a.       Perlu mengadakan identifikasi diskripsi tugas pendidik dan tenaga kependidikan serta mengkaji struktur organisasi sekolah yang ada untuk memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan agar lebih meningkat kinerjanya sehingga dapat berprestasi.
b.      Perlu mengadakan  penyempurnaan  Struktur  Organisasi Sekolah yang ada, dibuat  benar-benar sesuai  dengan  pemetaan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sekolah tersebut.
3.         Kepala sekolah/madrasah perlu memiliki kompetensi manajerial dalam penyusunan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolahnya, agar PTK di sekolahnya dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan kompetensinya sehingga PTK yang ada akan berprestasi shingga mutu pendidikan di sekolahnya akan meningkat dan bermutu.

4.         Kepala sekolah/ madrasah yang telah  mengikuti pelatihan ProDEP tahun 2015 dan telah mempelajari BPU yang menjadi materi pelatihan khususnya materi PPTK, perlu  menyebarluaskan pengetahuan dan ketrampilannya dalam  menyusun program pengelolaan pendidik dan tenaga pendidik kepada kepala sekolah/ madrasah lain yang tidak mengikuti pelatihan ProDEP tersebut.
Baca selengkapnya >>