• Home
  • Lock.
  • RPP
  • RKAS
  • TGS Siswa
  • Daftar Isi
  • Alumnus
  • Kontak
  • Comments
temp
temp
scotch egg
temp
temp
scotch egg
temp-thumb
temp-thumb
temp-thumb
temp-thumb
temp-thumb
temp-thumb

PERUBAHAN JADWAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL 2012 / 2013

Di umumkan kepada seluruh siswa bahwa sehubungan akan dilaksanakanya Ujian Universitas Terbuka pada hari senin, 3 Desember 2012 yang menggunakan beberapa ruang kelas di beberapa sekolah untuk tempat Ujian UT, maka kegiatan Ulangan Akhir Semester Gasal yang semula direncanakan pada hari Senin, 3 Desember 2012 pelaksanaannya di undur mulai hari Selasa 4 Desember 2012. demikian pengumuman ini kami sampaikan, harap maklum.

PERUBAHAN JADWAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL
TAHUN 2012/2013 SMP N 1 DUKUHTURI

NO HARI TANGGAL WAKTU MATA PELAJARAN
1 SELASA, 3 DES 2012 07.30-09.30 B. INDONESIA
10.00-11.30 PKn
2 RABU, 4 DES 2012 07.30-09.30 MATEMATIKA
10.00-11.30 PEN. AGAMA
3 KAMIS, 5 DES 2012 07.30-09.30 IPA
10.00-11.30 B. JAWA
4 JUMAT, 6 DES 2012 07.30-09.30 B. INGGRIS


5 SABTU, 7 DES 2012

07.30-09.00
09.30-11.00
IPS
TINKOM


                                                                         Dukuhturi, 30 Nopember 2012
                                                                                   Panitia UAS



                                                                                 Yudi Purwanti
Baca selengkapnya >>

STURI TURUT MERIAHKAN HARI GURU DAN HUT PGRI KE 67

Nampak pak Fatah bersama Ibu saat mencapai finish
 lebih awal dan bersiap memasukan kupon undian jalan santai PGRI
Berbagai acara telah direncanakan oleh pengurus besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) dalam rangka memeriahkan HUT PGRI dan memperingati hari guru nasional, baik di tingkat pusat hingga ke tingkat daerah. Mulai dari Upacara Hut PGRI, pertandingan berbagai cabang olah raga, hingga Jalan Sehat Keluarga. Di Kabupaten sendiri puncak perayaan diadakan Jalan Sehat Keluarga PGRI. Dimana pada even ini seluruh warga PGRI bersama keluarganya mengikuti Jalan santai yang di beri nama Jalan Sehat Keluarga. Kegiatan yang mengambil Star - Finish di depan Rumah dinas Bupati ini berlangsung meriah, karena diikuti oleh anggota PGRI beserta keluarganya, sehingga lapangan depan rumah dinas bupati ini seketika menjadi lautan PGRI. Disamping itu juga banyaknya hadiah utama dan doorprise yang begitu banyak, membuat ribuan peserta setia menanti hingga usai acara.
Tak ketinggalan SMP N Dukuhturi juga turut berpartisipasi aktif guna memeriahkan hari guru nasional ini, dengan mengikutkan seluruh warganya beserta keluarganya. Dengan semangatnya Kepala Sekolah SMP N 1 Dukuhturi beserta Ibu dan seluruh warga sturi  bersama warga PGRI se-Kab Tegal menyusuri rute yang cukup panjang dengan jalan santai menghirup segarnya udara pagi Tegal-Indonesia tercinta. Pak Fatah nampak menikmati acara tersebut, dengan mesra beliau berjalan sambil melambaikan tangan saat Tim ICT Sturi berusaha mengabadikan acara ini.  Keikutsertaan Sturi dalam peringatan hari guru nasional ini telah di koordinasikan oleh Kepala Sekolah Drs. Alfatah, M.Pd bersama jajaranya jauh jauh hari setelah munculnya edaran peringatan hari guru nasional. 
Upacara peringatan HUT PGRI yang juga merupakan hari guru nasional yang telah ditetapkan berdasarkan  Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 ini sesuai edaran panitia peringatan HUT PDRI kab Tegal di pusatkan di SMK N 1 Dukuhturi, meskipun demikian dalam waktu yang bersamaam SMP N 1 Dukuhturi juga melaksanakan Upacara HUT PGRI di tempat sendiri. Sehingga ada pembagian peserta Upacara sebagian mengikuti Upacara di SMK N 1 Dukuhturi, dan sebagian lagi di SMP N 1 Dukuhturi. 
Ada hal yang patut di acungi jempol dari peringatan ini, yaitu aksi pemberian bunga sebagai simbol ucapan selamat hari guru dari para siswa SMP N 1 Dukuhturi, kepada para gurunya. Pemberian bunga dilakukan di dalam kelas, saat sang guru membuka pintu memasuki ruang kelas untuk memulai mengajar, seketika itu seluruh siswa menyambutnya dengan menyanyikan lagu hymne guru dan beberapa perwakilan siswa dalam kelas tersebut jalan pelan2 menuju bapak Ibu Guru sambil menyanyi mempersembahkan sekuntum bunga kepada bapak Ibu guru yang mengajar saat itu sebagai wujud bhakti dan terima kasih kepada perjuangan sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Sungguh menggetarkan hati, Rasanya ingin menangis haru mendengar fenomena ini. Inilah wujud dari siswa-siswa sturi yang berkarakter.
Fenomena ini rupanya telah direncanakan oleh para siswa yang tergabung dalam Kepengurusan Osis dan Dewan Penggalang. Bahkan ada seorang siswa yang sempat mendokumentasikan via Phone sell. 
Dirgahayu PGRI, Dirgahayu Guru Indonesia, Semoga Tuhan memberkati dan meridloi semua perjuangan Sturi dalam mencerdaskan bangsa ini, agar tumbuh generasi-generasi emas yang akan mempertahankan NKRI (harga mati) dimasa yang akan datang. Klik disini untuk melihat videonya







Baca selengkapnya >>

DIRGAHAYU GURU INDONESIA DAN PGRI



Terpujilah wahai engkau Ibu Bapak Guru, namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Potongan baris lagu Hymne guru yang slalu berkumandang terutama saat peringatan hari guru nasional 25 Nopember ini sungguh sebuah pengakuan dari lubuk hati yang paling dalam atas jasa-jasa guru dalam membimbing peserta didik menjadi manusia Indonesia yang seutuhnya. 

Trima kasihku, ku ucapkan pada guruku yang tulus, ilmu yang berguna slalu dilimpahkan untuk bekalku nanti. bait lirik lagu inipun tiap tahun slalu berkumandang sebagai ungkapan rasa hormat dan rasa syukur dan terima kasih atas jasa jasa guru dalam mencerdaskan bangsa yang sering dinyanyikan para siswa saat menjelang kelulusan. Kedua lagu itulah rasanya cukup sebagai dasar atas predikat Pahlawan tanpa tanda jasa.
Gelar Pahlawan tanpa tanda jasa identik dengan kesederhanaan dan kesahajaan serta ketulusan. Dengan gaji yang serba pas - pas an para guru tetap mengabdi guna mencerdaskan anak bangsa didaerah terpencil sekalipun tetap semangat menjalankan tugas. Meski dengan sepeda butut bahkan jalan kaki sekalipun guru tetap melaksanakan tugas sebagai abdi negara untuk mencerdaskan bangsa. Hal ini Sangatlah sulit bila dilakukan oleh orang yang tidak memiliki panggilan jiwa sebagai pendidik dan pengajar. dengan bekal itulah semua akan terasa nikmat. itulah sedikit potret guru jaman dahulu.
Seiring bergeraknya waktu dan bergulirnya sejarah bangsa, tantangan guru makin bertambah. Sementara perhatian terhadap guru dirasa kurang. Nampaknya Gelar Tanpa Tanda Jasa yang identik dengan kesederhanaan dan kesahajaan menjadi senjata ampuh untuk menina bobokan para guru. seiring bergeraknya waktu pula terjadilah reformasi pendidikan yang didalamnya termasuk peningkatan kesejahteraan bagi guru dengan adanya tunjangan sertifikasi guru, dan perubahan - perubahan kurikulum yang mengarah kepada penyempurnaan. Perubahan kurikulum yang kerap kali terjadi di akui memang berdampak signifikans dengan kemajuan jaman saat ini, tetapi ada sisi lain yang terlupakan yaitu proses pembentukan watak atau karakter yang sesuai dengan nilai nilai kebangsaan Indonesia. Disinilah guru memegang peran penting. Adanya peningkatan tunjangan sertifikasi yang dibarengi dengan tuntutan administrasi yang terkesan ribet dengan target waktu yang relatif singkat ini disinyalir guru menjadi tidak fokus dalam pembelajaran. Sehingga guru wajib mensiasati waktu supaya keduanya berjalan seimbang. Untuk itu seorang guru hendaknya :
1. Memiliki ketulusan dalam proses pembelajaran
2. Menyadari akan tugas dan tanggung jawab guru menentukan Nasib masa depan bangsa
3. Slalu memperkaya diri dengan pengetahuan yang lebih kompleks guna memenuhi tuntutan pembelajaran
Minimal dengan tiga hal itulah yang merupakan jembatan menuju profesionalisme guru.  
Dirgahayu Guru Indonesia, Mari kita pacu Professionalitas kita melalui Peningkatan Kompetensi dan Penegakan Kode Etik.
Baca selengkapnya >>

IKRAR GURU INDONESIA


IKRAR GURU INDONESIA

  1. Kami guru PGRI, adalah insan pendidik bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Mahaesa.
  2. Kami guru PGRI, adalah pengemban dan pelaksana cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, pembela dan pengamal Pancasila yang setia pada Undang Undang Dasar 1945.
  3. Kami guru PGRI, bertekad bulat mewujudkan Tujuan Nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
  4. Kami guru PGRI, bersatu dalam wadah organisasi perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia, membina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak kekeluargaan.
  5. Kami guru PGRI, menjunjung tinggi kode etik guru Indonesia sebagai pedoman tingkah laku profesi dalam pengabdian terhadap bangsa, negara, serta kemanusiaan.

Baca selengkapnya >>

NASKAH SAMBUTAN PB PGRI DLM HUT PGRI 2012



SAMBUTAN PENGURUS BESAR PGRI


Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Sebelum saya memulai menyampaikan sambutan ini, marilah kita bersama-sama mengucapkan salam guru, salam PGRI, dan salam solidaritas.
Yang saya hormati,
Bapak Gubernur …., Bapak Bupati …, Bapak Walikota …,*
Bapak/Ibu para Pejabat Sipil, TNI, maupun Polri.
Segenap Pengurus PGRI,Hadirin dan undangan,
serta anggota PGRI di seluruh tanah air yang berbahagia,
Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt., Tuhan Yang Maha Kuasa, atas nikmat yang dilimpahkan kepada kita, hari ini kita bersama dapat melaksanakan upacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2012 dan Hari Ulang Tahun ke-67 PGRI.
Hari ini, tanggal 25 November 2012, enam puluh tujuh tahun yang lalu, PGRI lahir dalam Kongres Guru Indonesia di Surakarta. PGRI lahir dari kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan para guru, dosen, tenaga kependidikan, para pensiunan guru, dan para pegawai Kementerian Pendidikan dan Pengajaran yang baru didirikan. Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945 yang menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia, mereka bersatu untuk mengisi kemerdekaan.
Segala perpecahan kelompok guru yang berdasarkan ijazah, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, aliran politik, agama, dan suku sepakat untuk dihapuskan. Puluhan organisasi guru sepakat membentuk satu-satunya organisasi profesi guru, membangun kekuatan agar nilai tawarnya kuat dan berwibawa untuk mengawal mutu pendidikan dan memperjuangkan profesi dan nasib guru, yaitu PGRI.
PGRI menyadari bahwa untuk membangun pendidikan yang bermutu, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memperjuangkan kepentingan guru, dosen, tenaga kependidikan, diperlukan kekuatan dan kebersamaan. Tidak ada kemenangan tanpa kekuatan. Tidak ada kekuatan tanpa persatuan. Tidak ada persatuan tanpa berhimpun dan berserikat. Guru tidak boleh terpecah belah dan bercerai berai. PGRI yakin bahwa kekuatan, kemajuan, moral, karakter, dan martabat suatu bangsa merupakan efek kumulatif dari upaya pendidikan dan pengajaran yang baik, guru memegang peran strategis.
Saudara-saudara, para guru warga PGRI yang berbahagia,
Kita patut bersyukur bahwa Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 telah menetapkan Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November, hari lahir PGRI. Penetapan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional bukanlah suatu kebetulan. Sejarah
* Pilih sesuai dengan tingkat penyelenggara upacara.
2
perjuangan guru yang sistematis dan komprehensif lahir bersamaan dengan lahirnya PGRI. Wajar hari kelahiran PGRI ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional, seperti tercantum dalam UU Guru dan Dosen. Saat ini banyak pihak berharap PGRI merupakan satu-satunya organisasi profesi guru Indonesia yang mampu sebagai tempat bernaung dan berjuang bagi para guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Saudara-saudara yang kami banggakan,
Tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2012 dan Hari Ulang Tahun ke-67 PGRI adalah, “Memacu Profesionalisasi Guru melalui Peningkatan Kompetensi dan Penegakan Kode Etik”. Tema ini diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada berbagai pihak bahwa peningkatan kompetensi guru dan menegakan kode etik adalah langkah penting untuk memacu profesionalisasi guru dalam pembangunan karakter bangsa.
Guru telah ditetapkan sebagai profesi pada akhir tahun 2004 oleh Bapak Presiden. Undang-Undang Guru diperjuangkan oleh PGRI dan disahkan pada akhir tahun 2005. PGRI pada tahun 2008 telah menyusun dan menetapkan kode etik guru yang lebih lengkap dan rinci sebagai perbaikan atas kode etik yang telah dimiliki sejak tahun 1973. Kode Etik itu berisi norma dan etika yang mengikat perilaku guru dalam pelaksanaan tugas keprofesionalan. Kode etik guru akan mulai dilaksanakan dan ditegakkan pada 1 Januari 2013. Direncanakan tanda dimulai pelaksanakannya akan disampaikan Presiden RI pada puncak Hari Guru Nasional Tahun 2012 dan HUT ke-67 PGRI.
Pelaksanaan kode etik secara konsekuen ini akan menjadi sejarah baru dalam kehidupan guru di Indonesia, sebagai upaya mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat. Para guru pasti akan merasa bangga. Para guru akan semakin terlindungi. Jika dalam pelaksanaan kode etik ada pelanggaran, guru tidak dibenarkan langsung dilaporkan kepada pihak yang berwajib, tetapi kepada Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI). PGRI sesuai amanat UU Guru dan Dosen, telah berhasil membentuk DKGI yang akan menegakkan kode etik sampai tingkat kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dan siap bekerja dengan baik.
Para guru dan segenap peserta upacara yang saya hormati,
Kita meyakini bahwa untuk kemajuan bangsa, diperlukan pendidikan bermutu, sedang pendidikan bermutu membutuhkan guru profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat. Itulah sebabnya dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, PGRI akan tetap mendorong pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru, terlebih lagi guru non-PNS. PGRI selalu mendorong pemerintah untuk segera dan tidak terlambat dalam memenuhi hak-hak guru. Terkait dengan kesejahteraan, PGRI mendorong pemerintah untuk memberikan penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial, sebagaimana dimaksud
3
oleh Undang Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Masih banyak agenda PGRI untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia, profesionalisme, dan kesejahteraan guru, dalam membangun karakter bangsa dan pendidikan bermutu.
Sebagai organisasi profesi guru, PGRI selalu mendorong terjadinya perubahan kinerja dan peningkatan kompetensi guru, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi lebih baik sejalan dengan berbagai upaya peningkatan kesejahteraannya. PGRI telah siap melaksanakan kewenangannya sebagaimana diamanatkan pada pasal 42 UUGD.
PGRI juga telah dan akan terus menunjukkan komitmen mengawal dan memperjuangkan agar kebijakan untuk guru dan pendidikan bertambah baik. Saat ini, PGRI sedang mengawal berbagai perubahan peraturan perundang-undangan tentang guru dan tenaga kependidikan, seperti Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, Permenegpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009, dan Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010. Sejumlah usul PGRI, seperti pengaturan beban kerja 24 jam, perbaikan Batas Usia Pensiun dan pemenuhan hak pengawas sekolah dan penilik pendidikan nonformal, perbaikan kenaikan pangkat, dan lain-lain telah diakomodasi. PGRI bersyukur dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dan pemerintah daerah karena berbagai usul PGRI mendapat respon sangat baik, sehingga PGRI yakin kehidupan guru akan semakin baik pula.
Hadirin, peserta upacara yang berbahagia,
Mengakhiri sambutan ini, saya mengajak para guru, dosen, dan tenaga kependidikan untuk mengamalkan jati diri PGRI, melaksanakan kode etik, dan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalisme untuk memberikan layanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat. Kepada pemerintah dan masyarakat kami mintakan bantuannya untuk memberikan kesempatan terbaik kepada para guru untuk melaksanakan tugas profesionalnya.
khirnya, kami ucapkan selamat Hari Guru Nasional dan HUT ke-67 PGRI kepada para guru di seluruh tanah air, semoga pengabdian kita akan memberikan makna bagi bangsa dan negara serta kemanusiaan, serta sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
Selamat Berjuang !, Hidup Guru !, Hidup PGRI !, Solidaritas !
Billahi Taufik Walhidayah,Wassalmu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jakarta, 25 November 2012
Ketua Umum PB PGRI,
Dr. H. Sulistiyo, M.Pd

Baca selengkapnya >>

STURI JUARA 1 LOMBA SEKOLAH BERKARAKTER


Perjuangan sturi dalam mewujudkan sekolah yang berkarakter nampaknya makin membuahkan hasil. Hal ini terbukti setelah beberapa pekan yang lalu SMP N 1 Dukuhturi kedatangan Tim Penilai Lomba Sekolah Berkarakter tingkat kabupaten Tegal. Berbagai persiapan telah dilakukan Sturi, berbagai peningkatan kegiatan pembiasaan seperti gerakan s3 (senyum sapa salam), 3R (reduce, reuse, recycled), pojok nasionalisme, Gajumsih, gajumhat dan lain lain telah dilakukan hingga akhirnya SMP N 1 Dukuhturi meraih predikat Juara 1 Sekolah Berkarakter Kebangsaan. 
Pengumuman hasil lomba disampaikan tim penilai melalui kepala sekolah, dan kepala sekolah langsung menyampaikan kepada seluruh warga sekolah dalam rapat informasi pendidikan selasa 20 Nopember 2012 pukul 09.40 wib pagi tadi. dalam sambutanya mengawali rapat informasi pendidikan beliau sampaikan pentingnya peningkatan dan kontinuitas kegiatan yang telah kita canangkan dan kita programkan bersama. "Meskipun kita telah meraih predikat juara 1, bukan berarti selesai sampai disini saja, tetapi kita perlu mempersiapkan diri untuk tingkat yg lebih atas. Bagi kami predikat juara memang penting, tetapi usaha yang maksimal dan prosesnya itu jauh lebih penting. sekali lagi prosesnya yang penting. hingga nilai - nilai karakter yang kita terapkan benar-benar menjadi sebuah perilaku yang telah berakar di dalam pola hidup siswa, sehingga akan lahir generasi-generasi emas dimasa yang akan datang yang akan mempertahankan keutuhan NKRI" demikian ungkap beliau yang selalu mengutamakan proses.

Baca selengkapnya >>

HAPPY NEW YEAR 1434 H

SEGENAP UNSUR PIMPINAN
DEWAN GURU DAN KARYAWAN
SMP NEGERI 1 DUKUHTURI
MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1434
SEMOGA KESUKSESAN SELALU MENYERTAI KITA SEMUA


Baca selengkapnya >>

Peringatan Hari Pahlawan dan Pelantikan Osis masa bakti 2012-2013

Sabtu, 10 November 2012 sebuah momen yang tepat bagi Osis SMP N 1 Dukuhturi, fasalnya hari itu telah dilaksanakan acara pelantikan pengurus Osis masa bakti 2012-2013 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan. Pelaksanaan pelantikan yang bertepatan dengan hari pahlawan ini dikandung maksud supaya kepengurusan Osis periode ini mampu mewarisi nilai-nilai semangat perjuangan para pahlawan sehingga dengan bekal itu para pengurus Osis mampu menjalankan roda organisasi ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menyumbangkan karya-karya inovatif buat kemajuan Sturi tercinta.
Selaku pembina Upacara Bapak Kepala SMP N 1 Dukuhturi, dengan mengenakan pakaian jas tokoh pemuda Forum Ilmiah Guru. Inilah gaya beliau yang slalu mengajarkan pentingnya keteladanan dilingkungan dimana belaiu berada. Dalam amanatnya beliau sampaikan tentang pentingnya kita mengenang peristiwa Heroik dan mewarisi semangat juang  para pahlawan yang dengan pengorbanan harta dan nyawa mereka untuk kemerdekaan bangsa. Adapun pesan-pesan pahlawan disampaikan oleh bapak samsudin, S.Pd.
Usai menyampaikan amanat dilanjutkan acara pelantikan pengurus Osis. Surat Keputusan dibacakan oleh Pembina Osis SMP N 1 Dukuhturi, Bapak Sushandoko untuk kemudian secara resmi dilanjutkan dengan pelantikan oleh Bapak Kepala Sekolah. Adapun serah terima jabatan ditandai dengan penyerahan bendera osis dari pengurus lama kepada Kepala Sekolah , kemudian dari kepala sekolah diserahkan ke pengurus baru yaitu Ananda Miftahul Alif Hanafi.
Sekilas Profil dari pengurus, ketua terpilih Alif panggilan akrabnya merupakan sosok yang smart, diam tapi pasti. Aktif dalam Kegiatan Pramuka, Pernah mengikuti pendidikan karakter di Hotel Lor-In Solo. Memiliki Prestasi akademik ulet dan tekun. Kepengurusan yang lain seperti Riski Maulana dan Isti Dwi Malkhatun keduanya juga pernah mengikuti pendidikan karakter di hotel Lor-In Solo turut memperkuat formasi kepengurusan harapan sturi kepengurusan Osis periode ini bakal memacu kemajuan Suri. 












Baca selengkapnya >>

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2012

Guna mewarisi semangat Sumpah Pemuda dengan tekatnya menyatukan bangsa Indonesia satu tanah tumpah darah, satu bangsa, dan satu bahasa yaitu Indonesia maka SMP N 1 Dukuhturi melaksanakan Upacara Sumpah Pemuda. Selaku Pembina Upacara Bapak Drs. Nahduddin mengingatkan kembali pentingnya pewarisan semangat sumpah pemuda bagi pembangunan kembali karakter bangsa dikalangan pemuda Indonesia. Pembacaan Naskah sumpah pemuda disampaikan oleh Faizah siswa kelas 8 f dengan semangat. Upacara yang berlangsung tertib ini berkat kerja keras unsur pembina dan Guru. 


berikut foto2 kegiatan upacara sumpah pemuda.






Baca selengkapnya >>